Selamat datang di
KECAMATAN BABULU PENAJAM PASER UTARA

Isi Buku Tamu Isi Buku Tamu

fedhy
(fedhy2010@yahoo.com)
Diisi pada : Fri, 16 April 2010


ini percoban lagi setelah lama tidak saya inputkan lagi. apakah web ini masih berjalan bagus atau tidak. terimakasih
Muhammad yamin
(yamin@yahoo.com)
Diisi pada : Sun, 20 December 2009


Pak wali yang terhormat.
Bagaimana nasib guru naban kedepan? Apakah bisa diangkat jadi pns seperti guru bantu? Atau hanya mendapatkan status naban yg di seleksi 1 kali dlm setahun. Mhn penjelasannya.
Suharso
(Suharso@yahoo.com)
Diisi pada : Sun, 20 December 2009


PENGAMAT MASYARAKAT
SEGARA BERSIH
JL. DEWI SARTIKA NO. 73 TLP. (0283) 340462
TEGAL SELATAN JAWA TENGAH
EMAIL : segara_bersih@yahoo.co.id


Tegal, 17 Desember 2009

Nomor : 02/Sb/Tgl/XII/2009
Hal : Tanggapan kontradiksi perda miras
Lamp. : 1 (Satu) lembar.


Kepada Yth.
Bupati Penajam Paser Utara
Di Tempat.


Dengan hormat,


PENGALAMAN KONTRAVERSI
DRAFF PERDA LARANGAN MIRAS KOTA TEGAL VS KEPUTUSAN GUBERNUR JATENG , KEPRES, KEPMENDAGRI DAN PHRI (PERHIMPUNAN HOTEL)
SEBAGAI BAHAN REFERENSI UNTUK BAHAN PENETAPKAN
DI KOTA DAN KABUPATEN DI INDONESIA


Dampak dan fakta jahatnya miras sudah tidak terbantahkan lagi.
Media Cetak dan Elektronik kerap menyajikan berita dampak minuman haram itu dan menyebutnya sebagai penyakit masyarakat.


Dalam sebuah kesempatan Konsultasi Publik dan Seminar Akademisi Draft Raperda Miras, Prof Ideham sangat keras bersuara,? Larang total ? kata beliau. Bahkan semua peserta seminar serempak ,?tolak minuman haram itu?.

Masih belum hilang dari ingatan masyarakat Kota Tegal,betapa sakitnya ketika wakil rakyat yang terhormat harus pulang membawa Draft Perda Miras yang sudah dibekukan Gubernur Jateng periode 2004 s.d. 2009. Luka-luka keluarga korban tragedi besotan 23 orang meninggal karena minuman haram di Kota Tegal masih belum sembuh.

Undang-undang Otonomi Daerah memberikan keleluasaan pada Pemerintah Daerah untuk menyusun dan menetapkan Perda Larangan Miras untuk berlaku di Kota Tegal.

Kepres No. 3 Tahun 1997 tentang Pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol dan Peraturan Menteri Perdagangan No. 15 tahun 2006 yang mengatur pengendaliannya menjadi alasan yang dapat membekukan Perda Larangan Miras Kota Tegal yang sudah disusun memakan biaya, tenaga dan pikiran wakil rakyat dan pemerintah daerah. Belum lagi permintaan dari PHRI (Perhimpunan Hotel) yang meminta miras diperbolehkan masuk, dijual, dikonsumsi di hotel secara bebas dengan izin khusus.

Kepres No. 3 Tahun 1997 dan Permendag No. 15 Tahun 2006 menjadi kontradiksi dengan pemberlakuan/penetapan Perda Larangan Miras Kota Tegal yang sudah disusun. Mengapa Pemerintah Daerah Kota Tegal dan DPRD Kota Tegal tidak berani mentetapkannya.

Ditingkat daerah Perda Larangan Miras bisa ditetapkan dengan dasar Undang-undang Otonomi Daerah. Di provinsi dan Pengadilan Negeri Rebublik Indonesia mungkin kalah dengan Kepres dan Permendag. Tetapi ditingkat Mahkamah Agung perda larangan miras Kota Tegal akan menang karena dasar konstitusi negara kita adalah Pancasila yang bertujuan memberikan keadilan, kesejahteraan dan keamanan warga negara republik Indonesia yang sudah semestinya tanpa peredaran minuman keras.


Perda larangan miras artinya sesuai dengan fondamen dasar negara kita. Tujuan yang ingin dicapai adalah sebagai berikut :

1. Membentengi masyarakat dari kaum Kapitalis yang kerap menggunakan miras untuk diplomasi.
2. Membentengi masyarakat dari kaum Liberalis yang kerap menggunakan miras untuk melumpuhkan demokrasi dan ekonomi.
3. Mencapai masyarakat yang senantiasa religius, aman dan sejahtera.
4. Mencegah Pekat (Penyakit Masyarakat) Pemabuk Prostitusi dan sebagainya.
5. Mencegah jatuhnya korban miras dan menjaga kesehatan masyarakat.

Jika perda larangan miras ditetapkan dalam suatu daerah tentu akan berimbas ke wilayah kabupaten/kota sekitar. Ketertiban, keamanan dan kenyamanan yang menjadi harapan kita mudah-mudahan bisa tercapai.

Demikian kritik dan saran pemikiran yang dapat kami
sampaikan. Mudah-mudahan Perda larangan miras dapat ditetapkan di Kota Bapak/Ibu/Saudara. Kemudian kami sampaikan terimakasih dan mohon maaf yang sebesar-besarnya atas perhatiannya.


Hormat kami,

Ttd.

Suharso
Pengamat Masyarakat Segara Bersih
viqi variki
(viqi variki@yahoo.com)
Diisi pada : Sun, 20 December 2009


assalamualaikum bpk bupati,,, saya siswa smk tahun 2009, apakah tidak ada beasiswa untuk kami pak sebagai warga yang kurang mampu,jujur saja pak, selama sekolah saya telah berapa kali dikirim untuk lomba LKS kontingen dari Penajam, sewaktu saya sekolah, saya selalu dicari-cari untuk mengikuti lomba dengan alasan mengharumkan nama penajam, saya pikir dengan saya berprestasi pemerintah tidak akan menyiakan kami, setidaknya kami perlu bantuan untuk bisa meneruskan kuliah,kami orang miskin pak,,, help us the goverment,,, we as poor people need be help from you,
Fedhy
(fedhy2000@yahoo.com)
Diisi pada : Sat, 19 December 2009


Mungkin saat saya nulis kesan dan pesan ini, Bapak sedang istirahat atau sedang santai tidak dengan kami disini Pak, dengan lingkungan baru disebelah kampus. Dtemani swara? Mahasiswanya teriak-teriak kadang dengan kata-kata yang tidak pantas untuk seorang Mahasiswa lalu swara? puluhan motor diparkir hilir mudik PAS disebelah kamar kami mulai dari Jam 08 Pagi berhenti hingga JAM 11malam alias JAM 23.00, setiap hari dan setiap malam. :sigh

Saya hanya benar-benar MOHON DIBANTU untuk perijinan lokasi Perkuliahan atau Pendidikan ridak hanya mengejar PRESTISE :?

Dengan menyewa gedung baru berbiaya besar lalu memilih sembarangan tempat. Kenapa selalu keadaan berpihak sama orang yang BERADA Pak???


Terima Kasih,

@2009, KECAMATAN BABULU PENAJAM PASER UTARA